Takengon, Kamis, 23 Juli 2026
Pengurus Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah melaksanakan pertemuan rutin yang dipusatkan di MTsN 3 Aceh Tengah. Pertemuan tersebut difokuskan pada penyusunan Need Assessment sebagai dasar penyusunan Program Bimbingan dan Konseling (BK) di seluruh madrasah dalam lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik yang komprehensif sehingga program BK yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi, karakteristik, serta kebutuhan nyata siswa di setiap madrasah.
Pada acara pembukaan, hadir Ketua Pokjawas Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H. Dan, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya setiap guru BK menyusun program layanan yang berkualitas, terarah, dan berorientasi pada kebutuhan murid.
“Susunlah program BK di madrasah masing-masing dengan sebaik-baiknya dan sesuaikan dengan kebutuhan murid. Jaga kekompakan antaranggota MGBK, saling membantu madrasah yang membutuhkan pendampingan dalam menyelesaikan berbagai persoalan, serta jadikan forum MGBK ini sebagai wadah untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan kompetensi profesional,” pesannya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan Need Assessment BK yang akan menjadi acuan dalam penyusunan Program Tahunan dan Program Semester Bimbingan dan Konseling di madrasah. Para peserta yang terdiri dari Guru BK jajaran Kemenag Aceh Tengah dari MI, MTs dan MA secara aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, serta menyusun instrumen asesmen yang relevan dengan perkembangan dan kebutuhan peserta didik saat ini.
Kegiatan MGBK dipimpin langsung oleh Ketua MGBK Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, Rosida, M.Pd. beliau mengajak seluruh guru BK untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan layanan BK yang inovatif, efektif, dan mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter, akademik, sosial, maupun emosional peserta didik di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan ini, MGBK Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah diharapkan semakin memperkuat sinergi antar guru BK dalam mewujudkan layanan bimbingan dan konseling yang berkualitas, profesional, serta responsif terhadap kebutuhan peserta didik di seluruh madrasah. (Red.as) humas_MGBK_KemenagAceh
Tengah