Hari Kedua Bimtek KBC, Guru MTsN 3 Aceh Tengah Dibekali Keterampilan Menyusun Modul Ajar Berbasis Cinta

Pegasing, Ahad 21 Juni 2026

Pelaksanaan hari kedua Bimbingan Teknis Implementasi KMA 1503 Tahun 2025 dan Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam pembelajaran di MTsN 3 Aceh Tengah berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Fasilitator, Dan S.Ag, M.Pd, menyampaikan bahwa sesuai dengan jadwal kegiatan, materi hari kedua difokuskan pada pembahasan dan praktik penyusunan Desain Modul Ajar, Desain Kokurikuler, serta Kalender Akademik. Ia menegaskan bahwa target utama kegiatan ini adalah agar seluruh peserta mampu mendesain dan menyusun Modul Ajar serta Modul Kokurikuler yang terintegrasi dengan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh guru mampu memahami konsep KBC secara utuh dan mengimplementasikannya dalam perangkat pembelajaran yang akan digunakan pada Tahun Pelajaran 2026/2027,” ujar Dan.

Sementara itu, Kepala MTsN 3 Aceh Tengah, Sapuan MR, M.Pd, menyampaikan harapan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sangat bergantung pada kesiapan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang berkualitas.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan serius sehingga target yang telah ditetapkan dalam mendesain dan menyusun perangkat pembelajaran berbasis KBC dapat tercapai dengan baik untuk Tahun Pelajaran 2026/2027,” ungkap beliau.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa pelaksanaan Bimbingan Teknis ini dipandu oleh Tim Fasilitator yang terdiri dari Dan, S.Ag., M.Pd., Dra. Elidawardatika, M.Pd., Halimatussa’diah, S.Si., M.A., dan Salihin, S.Pd. Keempat fasilitator tersebut memberikan pendampingan secara intensif kepada peserta dalam memahami kebijakan KMA 1503 Tahun 2025 sekaligus menerjemahkannya ke dalam praktik pembelajaran yang berorientasi pada penguatan karakter, kasih sayang, dan pembelajaran yang bermakna.

Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Aceh Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi guru serta mempersiapkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal demi terwujudnya pembelajaran yang humanis, inklusif, dan berpusat pada peserta didik. (Red.as)

Tinggalkan komentar