Aceh Tengah, Senin 13 April 2026
MTsN 3 Aceh Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik yang religius melalui pelaksanaan program Lima Belas Menit (LIMIT) Bersama Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum dimulainya proses pembelajaran di madrasah.
Program LIMIT merupakan bagian dari gerakan yang terus digalakkan di jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi Qur’ani serta memperkuat pendidikan karakter di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, siswa dibiasakan untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an sejak dini, sehingga nilai-nilai keislaman dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, program ini juga sejalan dengan langkah Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, yang mengajak seluruh masyarakat Aceh Tengah untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an dan rutin membacanya. Ajakan tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Aceh Tengah Nomor 567/DSI/2026 tentang Gerakan Gemar Membaca Al-Qur’an, yang menekankan pentingnya kebiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari, khususnya bagi aparatur pemerintah dan masyarakat secara umum.
Di MTsN 3 Aceh Tengah, implementasi program ini sudah dilaksanakan dengan baik oleh warga madrasah. Kegiatan membaca Al-Qur’an yang dilakukan setiap pagi tidak hanya memberikan keberkahan dalam proses belajar, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membentuk kebiasaan positif, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai spiritual pada peserta didik.
Kepala MTsN 3 Aceh Tengah Bapak Sapuan MR, M.Pd menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan upaya membentuk karakter siswa yang cinta Al-Qur’an.
“Melalui program LIMIT ini, kami ingin menanamkan kebiasaan baik kepada peserta didik agar selalu dekat dengan Al-Qur’an. Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan spiritual yang kuat,” ungkap beliau.
Dengan adanya program LIMIT ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kedekatan yang kuat dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
(Red.as)





