Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an menjadi salah satu momentum penting bagi umat Islam untuk mengingat peristiwa turunnya kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Momentum ini juga dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan Islam untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada para siswa.
Dalam rangka memperingati peristiwa tersebut, MTsN 3 Aceh Tengah menggelar kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung dengan penuh khidmat pada Senin, 9 Maret 2026 di lingkungan madrasah.
Kegiatan Diikuti Seluruh Warga Madrasah
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII hingga IX, dewan guru, serta staf tata usaha. Suasana religius terasa sejak awal kegiatan ketika para peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Kepala madrasah, Sapuan MR, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap bulan Ramadan di madrasah tersebut.
Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum Nuzulul Qur’an sebagai pengingat bagi seluruh warga madrasah agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Menurutnya, membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
Mengangkat Tema Generasi Cinta Al-Qur’an
Pada peringatan tahun ini, kegiatan mengusung tema “Dengan Peringatan Nuzulul Qur’an Kita Bangun Generasi yang Gemar Membaca Al-Qur’an, Berilmu, dan Berakhlak.”
Tema tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber ilmu pengetahuan dan nilai moral.
Melalui kegiatan ini, para siswa juga diajak untuk memahami sejarah turunnya Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Tausiyah tentang Sejarah Turunnya Al-Qur’an
Dalam tausiyahnya, Musaradi menjelaskan bahwa terdapat dua peristiwa penting yang diperingati umat Islam pada bulan Ramadan, yaitu Nuzulul Qur’an dan malam kemuliaan Lailatul Qadar.
Ia menjelaskan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat mulia karena pada malam tersebut Al-Qur’an pertama kali diturunkan.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT dari Lauhul Mahfudz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia secara keseluruhan pada malam Lailatul Qadar. Setelah itu, wahyu diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun, menyesuaikan dengan peristiwa dan kebutuhan umat.
Ajakan Memanfaatkan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan
Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga diajak untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hal ini dilakukan dengan harapan seluruh siswa dapat meraih keberkahan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Menanamkan Nilai Keislaman pada Generasi Madrasah
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini turut dihadiri oleh kepala madrasah, para wakil kepala madrasah, dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat semakin tertanam dalam diri para siswa sehingga terbentuk generasi madrasah yang berilmu, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
(Red.As)




