mts03acehtengah@gmail.com

Today :

Dari 20 Menit Mengaji hingga Stop Bullying, Ini Pesan Bupati Aceh Tengah

Dari 20 Menit Mengaji hingga Stop Bullying, Ini Pesan Bupati Aceh Tengah
Dari 20 Menit Mengaji hingga Stop Bullying, Ini Pesan Bupati Aceh Tengah

Admin

Mar. 30, 2026

Pelaksanaan upacara di lingkungan MTsN 3 Aceh Tengah dan MIN 12 Aceh Tengah pada Senin, 30 Maret 2026 berlangsung tertib, rapi, dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyampaikan berbagai program strategis daerah serta penanaman nilai karakter kepada para siswa.

Upacara Berlangsung Tertib dan Penuh Semangat

Upacara dipimpin oleh perwakilan Inspektorat Aceh Tengah, Kausar, yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan dari Bupati Aceh Tengah kepada seluruh peserta.

Ia memberikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang dinilai berjalan dengan sangat baik. Kedisiplinan, kerapian, dan kekompakan siswa menjadi cerminan positif yang perlu terus dipertahankan.

Program 20 Menit Mengaji untuk Pembentukan Karakter

Salah satu poin utama yang disampaikan adalah program gerakan gemar membaca Al-Qur’an. Program ini merupakan inisiatif pemerintah daerah yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk siswa di sekolah.

Melalui program ini, siswa diajak untuk:

    • Meluangkan waktu sekitar 20 menit sebelum belajar
    • Membiasakan membaca Al-Qur’an secara rutin
    • Menanamkan nilai religius dalam kehidupan sehari-hari

Diharapkan kebiasaan ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga berlanjut di rumah.

Gerakan Lingkungan Bersih dan Peduli Sampah

Selain bidang pendidikan, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui program Aceh Tengah Bersih.

Program ini diwujudkan melalui:

    • Kegiatan gotong royong setiap hari Jumat
    • Kewajiban menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan desa
    • Edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik

Langkah ini juga mendukung pengembangan kawasan wisata yang bersih dan nyaman di Aceh Tengah.

Pelestarian Budaya Lokal Gayo

Upaya pelestarian budaya lokal turut menjadi perhatian penting. Pemerintah daerah mendorong penggunaan atribut dan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa kebijakan yang diterapkan:

    • Penggunaan pakaian kerawang Gayo setiap hari Kamis
    • Anjuran penggunaan bahasa Gayo di lingkungan sekolah dan masyarakat

Langkah ini bertujuan menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat jati diri generasi muda.

Komitmen Tegas Stop Bullying di Sekolah

Dalam bidang pendidikan, disampaikan pula komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman melalui program Sekolah Belangi.

Penegasan utama:

    • Tidak ada toleransi terhadap tindakan bullying
    • Mendorong sikap saling menghargai antar siswa
    • Membangun hubungan sosial yang positif

Pesan ini menjadi pengingat penting agar siswa menjaga perilaku dan menciptakan suasana belajar yang nyaman.

Pesan Moral untuk Siswa

Di akhir amanat, siswa diajak untuk:

    • Meningkatkan kedisiplinan
    • Menjaga kekompakan
    • Menghormati guru
    • Belajar dengan sungguh-sungguh
    • Menjaga nama baik diri, keluarga, dan daerah

Pesan ini menjadi bekal penting dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul.

Penutup

Upacara ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kepedulian lingkungan, serta kecintaan terhadap budaya lokal. Melalui program-program yang disampaikan, diharapkan siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berakhlak, dan berdaya saing.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ihsanuddin, Sapuan MR, Muhammaddin, serta seluruh guru, staf, dan siswa dari kedua madrasah.

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar